Contoh Peta Konsep Tentang Larutan

Selamat datang di Katalistiwa, blog untuk berdiskusi seputar pembahasan soal pelajaran dari Perguruan Tinggi, SLTA, SMP dan SD. Kali ini Katalistiwa akan membahas sebuah Soal yang banyak di tanyakan di Ujian Sekolah, Pertanyaannya adalah : Contoh Peta Konsep Tentang Larutan 

 

 

Contoh Peta Konsep Tentang Larutan

Contoh Peta Konsep Tentang Larutan 

Jawab :

 

Berikut ini adalah peta konsep tentang larutan:

Larutan
– Definisi: campuran homogen dua atau lebih zat
– Zat terlarut: zat yang melarut dalam pelarut
– Pelarut: zat yang melarutkan zat terlarut

Jenis-jenis larutan
– Berdasarkan jumlah zat terlarut: larutan encer, larutan pekat
– jenis pelarut: larutan air, larutan non-air
– Berdasarkan sifat zat terlarut: larutan elektrolit, larutan non-elektrolit

Konsentrasi larutan
– Definisi: jumlah zat terlarut dalam pelarut
– Persen massa: perbandingan massa zat terlarut dan massa larutan
– Molaritas: perbandingan mol zat terlarut dan volume pelarut dalam liter
– Molalitas: perbandingan mol zat terlarut dan massa pelarut dalam kilogram

Sifat larutan
– Titik didih: meningkat karena penurunan tekanan uap
– Titik beku: menurun karena penurunan tekanan uap
– Tekanan osmosis: cenderung untuk merata antara dua larutan dengan konsentrasi berbeda
– Tekanan osmotik: tekanan yang di perlukan untuk mencegah osmosis
– Kelarutan: jumlah maksimum zat terlarut yang dapat di larutkan dalam pelarut

 Pembahasan detail Tentang Larutan 

Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih zat, di mana zat terlarut tercampur secara merata dalam pelarut. Zat terlarut merupakan zat yang tercampur dalam pelarut, sedangkan pelarut adalah zat yang di gunakan untuk melarutkan zat terlarut.

Larutan dapat di bedakan berdasarkan jumlah zat terlarut yang terdapat dalam pelarut. Larutan encer memiliki jumlah zat terlarut yang relatif sedikit dibandingkan dengan pelarut, sedangkan larutan pekat memiliki jumlah zat terlarut yang lebih banyak di bandingkan pelarut.

Juga dapat di bedakan berdasarkan jenis pelarut yang di gunakan. Larutan air adalah larutan yang pelarutnya adalah air, sedangkan larutan non-air adalah larutan yang pelarutnya bukan air, seperti aseton, etanol, dan kloroform.

Larutan juga dapat di bedakan berdasarkan sifat zat terlarut. Elektrolit adalah larutan yang mengandung zat terlarut yang dapat menghantarkan arus listrik dalam larutan, seperti larutan garam dan asam. Sedangkan larutan non-elektrolit adalah larutan yang mengandung zat terlarut yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dalam larutan, seperti larutan gula.

Konsentrasi larutan adalah jumlah zat terlarut dalam pelarut. Beberapa satuan untuk mengukur konsentrasi larutan adalah persen massa, molaritas, dan molalitas.

Larutan juga memiliki sifat-sifat tertentu, seperti titik didih dan titik beku yang di pengaruhi oleh penurunan tekanan uap, serta tekanan osmosis dan tekanan osmotik yang terjadi pada saat terjadi perpindahan zat melalui membran semi-permeabel antara dua larutan dengan konsentrasi berbeda. Kelarutan adalah jumlah maksimum zat terlarut yang dapat dilarutkan dalam pelarut pada suhu dan tekanan tertentu.

 

 

Inilah Pembahasan yang sudah kami rangkum oleh Tim Katalistiwa.id dari berbagai sumber belajar. Semoga pembahasan ini bermanfaat, jangan lupa jika mempunyai jawaban lain kalian bisa menghubungi admin. Terimakasih