Iduladha di Masa Pandemi, Lasarus Ajak Umat Islam Berkorban Bantu Sesama

Katalistiwa. Umat Islam di seluruh penjuru dunia bakal merayakan Iduladha pada tanggal 10 Zulhijah 1442 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2021 Masehi. Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus turut memberi ucapan selamat hari raya Iduladha kepada seluruh umat Islam yang merayakannya.

“Mewakili seluruh pengurus, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan se-Kalimantan Barat, saya menyampaikan selamat merayakan Iduladha kepada saudara-saudaraku, kaum muslimin dan muslimat di manapun berada,” ucap Lasarus dalam rilis pers yang dibagikannya kepada awak media, Selasa (20/7) pagi.

Di momen Iduladha tahun ini, Lasarus mengajak umat Islam untuk meneladani kisah pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Salah satu cara yang dianjurkannya kepada umat Islam untuk meneladani kisah tersebut ialah dengan mengorbankan harta untuk membantu sesama, terutama membantu mereka yang perekonomiannya terpuruk sejak penerapan PPKM Darurat.

“Saya tumbuh dan hidup berdampingan dengan saudara-saudara muslim sejak puluhan tahun lalu, sehingga soal kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang selalu diceritakan di setiap momen Iduladha bukan lagi sesuatu yang asing di telinga saya. Bagaimana dengan penuh keikhlasan Nabi Ibrahim merelakan anak satu-satunya untuk dipersembahkan kepada Tuhan. Dalam kondisi kekinian, kisah yang terjadi ribuan tahun yang lalu itu hendaknya bisa kita teladani dengan mengorbankan harta yang dimiliki untuk membantu saudara-saudara yang kita yang membutuhkan, terutama kepada teman-teman yang terdampak secara ekonomi semenjak PPKM,” ajaknya.

Ketua Komisi V DPR RI itu turut meminta umat Islam untuk memaklumi segala pembatasan yang diterapkan pemerintah pada peringatan Iduladha tahun ini. Ia menerangkan bahwa segala pembatasan itu bukan untuk menghalangi umat Islam merayakan hari raya, melainkan untuk melindungi kaum muslimin dari ancaman penularan Covid-19.

“Saya berharap saudara-saudara kaum muslimin dapat memahami segala peringatan, imbauan dan anjuran pemerintah pada peringatan Iduladha tahun ini. Pemerintah tidak ada niatan buruk, semata-mata untuk melindungi warga dari bahaya Covid-19 yang kian mengganas selama beberapa waktu belakangan. Yakinlah, protokol kesehatan yang ditaati secara ketat tidak akan mengurangi khidmatnya perayaan Iduladha,” tandasnya. [sta]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *